Napak Tilas Jalan “UZLAH” Imam Al Gahzali Menembus Keriuhan Dunia Digital
Napak Tilas Jalan “UZLAH” Imam Al Gahzali
Menembus Keriuhan Dunia Digital
Uzlah dan Pergaulan di Ruang Publik : Jalan menuju Keseimbangan di Tengah Arus Zaman
Uzlah adalah tindakan menjauhkan diri dari keramaian dunia. Bukan berarti kita mengabaikan tanggung jawab sosial, melainkan mengambil jarak dari hal-hal yang bisa mengotori hati. Al-Ghazali, dalam karyanya Minhajul Qasidin, menekankan bahwa uzlah diperlukan bagi mereka yang ingin menyucikan hati, menjauh dari fitnah, dan memperbaiki hubungan dengan Allah. Dengan menyendiri, seseorang memiliki kesempatan untuk merenung dan menyaksikan dirinya dalam diam.
Di tengah dunia yang bergerak cepat, sering kali manusia dihadapkan pada pilihan antara menyendiri atau terlibat dalam pergaulan sosial. Dua pilihan ini ibarat dua sisi mata uang, tampak saling bertentangan, namun sebenarnya saling melengkapi dalam dinamika kehidupan. Kitab Minhajul Qasidin, karya monumental dalam tradisi tasawuf yang dikembangkan dari ajaran Imam Al-Ghazali, menempatkan keduanya sebagai jalan menuju kesempurnaan hidup. Lalu, di zaman serba modern ini, manakah yang lebih baik—menyepi dalam uzlah atau terjun dalam pergaulan?
Lebih Lanjut silahkan Lanjutkan baca di : https://hijrapreneur.blogspot.com/2024/09/napak-tilas-jalan-uzlah-imam-al-gahzali.html

Comments
Post a Comment